Prolog Hujan 19 Januari

Selasa, 19 Januari.
Hujan turun begitu deras tadi malam.
Meninggalkan jejak basah di luar jendela.
Setiap tetes seperti bercerita.
Tentang perjalanan sang hujan dari langit hingga menyentuh bumi.

Hujan yang turun tak bisa memilih.
Dimana ia akan jatuh.
Di tanah lapang, atau di tengah hutan.
Di sawah gersang, atau di rawa-rawa.
Semua memiliki cerita.

Selasa, 19 Januari.
Nanti kuceritakan tentang ku.
Tentang manusia
yang pernah jatuh,
salah arah,
yang pernah tertawa,
yang keras kepala
untuk mengalah kepada kehidupan.

Komentar