Tawa Kecilmu

Jarak waktu terpisah sungguh.
Merintih perih tersiksa rindu.
Bagai dada dihujam seribu pedang.
Hancur lebur,
Menjadi abu,
Terhempas angin barat bulan Januari.
Melewati hutan hingga ke gurun Sahari.
Lenyap seketika terbawa deras hujan.
Mengalir pada sungai-sungai purbakala.
Melintasi penjuru benua.

Segala kepedihan, kesedihan
Rasa rindu, rasa ingin bertemu.
Yang membatu seribu tahun hilang tanpa aba-aba.
Dinding-dinding pembatas luluh lantah tak bersisa.
Saat kita bertemu, atau sekedar suara kita saling beradu.
Kau adalah obat semua luka.
Tawa kecilmu hadiah segala do'a.

6/2
22.33

Komentar