Gembala Waktu

Berdiam daku menahan dingin
Bersedekap pada pekat
Pada hangat manahan lara
Melahap waktu yang azmat lamun rapuh
Biarkan sedu sedan itu
Akan tetap ada alasan
Pada dingin yang tersisa
Dalam dialog dengan pekat malam.

Sesaat gelap undur diri
Pagi merayap rendah
Di ujung citra cakrawala
Menawarkan seteguk hangat
Pada duka yang menyisa
Dalam kisah selembar narasi
Selayak petuah penggembala rindu
Pada sekawanan waktu.


- lereng gunung, 25/07


Komentar